Trip to Karang Bolong - Karang Suraga


Pagi,9 April 2009..saat orang-orang bersiap untuk menuju TPS,saya bersiap2 juga..tapi buat perjalanan ke daerah Anyer,bukan TPS :P -bukan karena saya enggan memilih,tapi karena saya tidak terdaftar di DPT,dan KTP saya pun bukan KTP Jkt :D -.
Jam 8 pagi,semuanya dah siap,naik bus 213 ke arah Slipi,saya turun depan RS Harapan Kita,tempat janjian dengan Agra dan Henry buat nunggu bus jurusan Merak.Sebelumnya kita dah janjian untuk traveling kali ini dengan nyambung2 bus,walaupun belum ada 1 orang pun yang pernah menginjakkan kaki ke Anyer.Bermodal hasil browsing di blog2 orang tentang rute dan angkutan yang bisa dipakai,kita bertiga nekat buat perjalanan kali ini - orang lain travelling ke luar negeri ja ga nyasar,ini masih Indonesia kok :D -
Akhirnya setelah menunggu sekitar setengah jam,kita dapat bus jurusan Bekasi - Merak.Dan kesalahan pertama terjadi,kita ga nanya tarifnya! begitu naik,ditagih 30rb 1 orang( ntu harga dari Bekasi sampai Merak,bukan Jakarta-Cilegon,fiuhh nasib).Rutenya kita turun di Cilegon Barat,tapi ternyata,busnya hanya keluar di Cilegon Timur,kemudian langsung menuju pintu Tol Merak,mau ga mau, kita turun dekat pertigaan di depan pintu Tol Merak,nyambung mikrolet warna Merah,bayar 3rb perak.Dari sini,kita nyambung lagi mikrolet berwarna perak yang menuju Labuan,dengan patokan,bakal turun di Karang Bolong (hanya ini tempat yang saya tau ketika browsing,jadi ga tau lagi mo turun di mana mhehehe..)

Nyampe Karang Bolong,yang ditempuh sekitar 1 jam perjalanan, kesalahan yang ke-2 terulang lagi,kita ga nanya tarif pas naik,dan ditagih 15rb/orang ( normalnya 8rb-10rb).

Perut yang minta diisi,memaksa kita buat makan siang lebih dulu,dan di depan pintu masuk Karang Bolong,ada area yang agak luas berisi beragam warung makan,penjual suvenir serta parkiran.Kita memutuskan untuk makan di sini.Setelah perut kenyang,dan pencarian penginapan yang gagal dengan sukses,pilihan untuk melihat2 kawasan Karang Bolong lebih dulu rasanya lebih menggoda,bayar tiket masuk 5rb/orang..dan kita dihadapkan dengan.. Karang yg bolong dibawahnya!! :D - bukan ditengah2 ya.. ;-) - sepanjang pantai,begitu banyak karang,ini mungkin yang jadi ciri khas pantai Karang Bolong.Karang ini sendiri bisa didaki menuju pondok kecil yang agak menjorok ke laut.Sayangnya pantai di sebelah kanan ditembok/diberi pembatas? yang membuat saya tersadar,kalau kawasan yang saya masuki adalah pantainya 'kapitalis' dan melihat sampai ke ujung terjauh,semakin menguatkan pikiran saya,setiap hotel,Cottage atau penginapan yang mengarah ke pantai,akan mengkapling2 pantai dengan membuat tembok2 pembatas pantai sampai ke ujung pantai terdalam..fiuhhh! minus satu untuk kawasan Anyer!!
Turun dari karang,rasa haus dan kelapa muda di ujung mengundang selera - ini penjual tau ja,kalo naik turun karang dan dihadapkan dengan kelapa muda segar,pasti bikin air liur turun naik di leher,godaan yang tidak tertahankan.. :D- jadilah kita nyicipin kelapa muda dengan harga 5rb/buah.One word...SEGER!!

Setelah melihat sekeliling Karang Bolong,kita memutuskan untuk ga menginap sekitar situ,toh pemandangannya dah kita lihat,mending nyari2 kawasan baru,jadinya kita jalan balik agak ke utara,dan melihat sebuah pantai umum, Karang Suraga.Nanya pemilik warung di ujung jembatan,kita akhirnya dapat tempat nginap dengan harga 150rb/malam dikasih 3 kasur dengan kamar yang luas dan kamar mandi dalam.Pantai ini adalah pantai umum,dan penduduk sekitar hanya menagih biaya masuk untuk kendaraan.

Sore kita dah duduk di hamparan pasir putih,berharap bisa menangkap sunset,tapi sayangnya,cuaca mendung,jadinya cuma ngobrol ngalor ngidul..makan malam,masuk pantai lagi,ngeliat2 view krakatau yang agak berkabut di kejauhan..

Pagi jam 5 subuh,niat masuk ngeliat2 sunrise..dan,yak,nasib sial belum mau berlalu,hujan gerimis..arrghh!setlah menunggu sekitar 15 menit,hujannya tinggal titik2 kecil,kita menuju pantai,dan sarapan kopi + indomie rebus telor sambil menunggu hujan benar2 reda.Setelah itu?nyeburrrr!!-eh airnya asin lagi, - kapan ya,saya bisa ketemu air laut yang rasanya tawar? -berharap produsen air mineral buka
pantai pribadi..:D -


Puas berendam,kita balik ke penginapan,mandi lanjut dengan makan siang,trus siap2 balik ke Jkt.Begitu balik,kesialan yang ke 3 masih datang,kita ga nanya tarif lagi,dan angkot perak nagih kita 20rb/orang!Kali ini agak ngotot dikit,dan si supir balikin duit 10rb dari duit 50rb yang dikasih..fiuhhh!
=-=-=
Note :
Rute lengkap :
1.Bus Jakarta-Merak turun di pintu Tol Cilegon Timur ,naik angkot warna ungu turun di simpang dekat Matahari,pindah angkot warna perak jurusan Labuan.
atau
2. Bus Jakarta - Merak turun di pertigaan sebelum pintu Tol Merak,naik angkot merah,turun di simpang,pindah angkot warna perak jurusan Labuan.
*Sebelum naik angkot,tanya dulu tarifnya,begitu tau kita adalah orang baru,tarifnya akan digelembungkan ma supir2 di sini ;-) *
*Jalur yang dilalui angkot jurusan Labuan adalah sepanjang pantai Anyer-Carita-Labuan,kalau ga tau tujuan mo turun di mana,biarkan feeling dan mata menuntun anda begitu melihat ada pantai yang menarik di sebelah kanan :) *

Selengkapnya...

Trip to Batu Karas


Sebuah pantai - lebih tepatnya teluk - ,letaknya di sebelah kanan Pangandaran,sekitar 1 jam perjalanan,melewati pinggiran Green Canyon,dan sampailah kita di sebuah teluk dengan puluhan perahu di pinggir pantainya..
Berangkat jam 9 malam dari Bandung,dan tiba sekitar jam 3 subuh - setelah sebelumnya saya bela-belain bangun pagi di hari sabtu untuk ngejar travel Jakarta - Bandung -
Sewaktu kami tiba,bintang di langit masih kelihatan,tapi menjelang pagi,cuacanya berubah jadi mendung,bahkan hujan gerimis.Ahh sambutan yang kurang ramah dari alam batu Karas buat pendatang baru :( .

Tapi semuanya harus dinikmati,toh ini weekend dengan perjalanan panjang dari Jkt-Bandung-Batu Karas,masa' akan saya nikmati hanya dengan tidur?,setelah istirahat kurang lebih 1 jam,lebih tepatnya ngopi :D ,saya paksain bawa tripod ke bibir pantai,walaupun ga yakin akan ada yang bisa di dapat dengan cuaca mendung seperti itu..
Yang lain ga mau ketinggalan,bawa handycam,bawa bola kaki,atau bahkan telanjang dada buat langsung nyebur ke laut..wkwk,seperti inilah orang yang keseringan di gunung dan ga pernah ngeliat air laut,langsung nyebur,dan kemudian misah-misuh, "Wah ternyata asin...!!" , fufufufu....

Siangnya,cuaca mulai agak ramah,walaupun ga secerah yang saya harapkan..jalan ke depan Teratai Hotel,isinya ramai dengan orang yang naik banana dolphin boat,segerombolan pramuka yang saya ga tau persisnya lagi ngapain.

Malamnya,beli 2 kilo ikan buat dibakar rame2 di pinggir pantai,dan di sini lah saya lupa di mana naruh lens cap..*poor me* ,ikan bakar segar - walaupun beberapa bercampur pasir karena koki2 amatir- amblas masuk ke perut orang2 gunung yang kelaparan.. :D


Pagi terakhir..saya berharap ketemu sunrise..setting alarm hp ke jam 5 subuh,sebelumnya dah janjian ma beberapa anak,buat menjelajah karang di kanan pantai,karena infonya,sunrise muncul dari kanan..tapi saking capeknya..upss bablas,saya bangun setengah 7,disambut dengan senyum mengejek dari 3 orang yang ternyata ga tidur dan baru saja balik dari karang incaran, "salah sendiri ketiduran",pintu kamar ditutup pula - siapa yg nutup yak? Ngacung!!--arrghh tidak,ga butuh mikir panjang lagi,ga cuci muka,ga ngapa2in..ambil tas kamera dan lari ke pantai di depan penginapan,jepret apa yang masih tersisa di pagi hari itu..eh di situ juga ada pasangan yang lagi foto prawed dengan busana serba putih,so sweet..

Mataharinya sudah tinggi,terpaksa ngambil gambar seadanya ja,dan lagi-lagi orang2 gunung yang haus air laut bermunculan..pagi2 dah nyebur lagi..ck..ck..ck..


Pagi menjelang siang terakhir,karena plannya bakal balik jam 3 sore,langit biru yang saya harapkan akhirnya muncul juga..tapi rasanya jepret2 bisa ditunda sampai siang,saya juga ingin menikmati asinnya air laut..kamera berpindah tangan,dan saya lari ke penginapan buat ganti celana..kemudian ikut nyebur menyusul yang lain..ahh..lepas banget rasanya..masuk ke tengah,menyambut ombak besar yang datang untuk merasakan seluruh badan didorong lagi ke pantai..ya rasanya seperti kembali jadi anak kecil bermain2 seperti itu,tapi menyenangkan..terlentang di pasir kemudian di guyur ombak yang datang,airnya masuk ke telinga,bahkan terkadang tertelan,membuat saya muntah2..fiuhh,biarkan saja,karena saya ga tau,kapan lagi saya bisa ke sini :D
=-=-=-=-=

Belasan jam perjalanan pergi-pulang rasanya setimpal dengan perjalanan kali ini,makasih buat kalian yang mengundang saya jadi orang asing dalam trip kalian..wkwkwk.. next trip,Ujung Genteng atau Anyer? I hope so..


Foto2 yang lain ada di flickr

Selengkapnya...

Copyright © 2008 - Track of ink.. - is proudly powered by Blogger